-->

Iklan

Alaraverse Rilis “Berakhir di Awal”, Track Emosional dari Album Debut 3 Tangkai Gerbera

Media Berita6
07 Januari 2026, 7:50 PM WIB Last Updated 2026-01-07T12:51:17Z

Alaraverse


Mediaberita6 - Grup pop rock alternatif asal Kotabaru, Kalimantan Selatan, Alaraverse resmi merilis lagu terbaru mereka berjudul “Berakhir di Awal”, salah satu track penting dari album debut 3 Tangkai Gerbera yang meluncur pada 19 Desember 2025. Lagu ini menjadi titik reflektif dalam keseluruhan narasi album, menghadirkan kisah tentang akhir sebuah hubungan yang justru menjadi pintu menuju awal pemahaman diri.


Secara musikal, “Berakhir di Awal” mengusung aransemen pop rock dinamis dengan sentuhan alternatif yang halus. Liriknya ditulis secara jujur dan personal, dibalut dengan penyampaian emosional dari Syuja (vokal), permainan gitar ekspresif oleh Ansori, serta ketukan drum yang matang dari Alban. Tanpa dramatisasi berlebihan, Alaraverse memilih pendekatan yang membumi, menggambarkan kehilangan, penerimaan, dan proses pendewasaan yang dekat dengan realitas pendengar muda.


“Album ini adalah cerminan jujur tentang mencintai dan kehilangan. Kami ingin pendengar merasa ditemani di setiap fasenya—baik saat jatuh cinta, maupun saat harus belajar melepaskan,” ujar Alban, drummer Alaraverse.

Album 3 Tangkai Gerbera sendiri dirancang sebagai sebuah narasi linear perjalanan hubungan—mulai dari pertemuan awal, fase euforia, konflik, perpisahan, hingga proses move on. Judul album tersebut menjadi simbol keindahan dan harapan, sekaligus kerapuhan emosi yang dirawat dengan cinta, namun pada akhirnya harus dilepaskan.


Secara musikal, Alaraverse menyasar pendengar yang akrab dengan warna musik Hindia, Banda Neira, Reality Club, .Feast (balada), hingga Tulus era awal. Referensi ini terasa kuat dalam eksplorasi lirik dan aransemen yang intim namun tetap relevan secara generasional.


Melalui “Berakhir di Awal”, Alaraverse semakin menegaskan identitas mereka sebagai unit pop rock alternatif yang menjadikan musik sebagai medium katarsis dan dokumentasi perjalanan hidup—jujur, emosional, dan relevan dengan dinamika perasaan generasi saat ini. (Go.ens)

Komentar

Tampilkan

Terkini