-->

Iklan

FFKB 2026 MASUK TAHAP PENILAIAN, PANITIA PERKUAT DEWAN JURI UNTUK DORONG BOGOR JADI KOTA FILM

Ali Amran
07 Juni 2026, 12:22 AM WIB Last Updated 2026-06-06T17:22:12Z


Bogor, Mediaberita6 — Festival Film Kabupaten Bogor 2026 (FFKB 2026) resmi memasuki tahap penilaian karya. Proses kurasi tahun ini dimulai dengan melibatkan dewan juri yang terdiri dari Neno Warisman, Roni Mepet, Tabah Penemuan, Dadang Ridwan, dan Budi Sumarno, yang mulai menilai sejumlah karya film dari para sineas Kabupaten Bogor.


Tahun ini, panitia FFKB mengambil langkah strategis dengan menambah dua anggota dewan juri dibandingkan penyelenggaraan tahun 2025 yang hanya melibatkan tiga juri. Penambahan ini disebut sebagai bagian dari penguatan kualitas kurasi agar proses penilaian berjalan lebih ketat, objektif, dan sesuai dengan perkembangan industri film saat ini.


Pihak panitia menegaskan, keputusan tersebut bukan sekadar penambahan struktur kelembagaan, melainkan upaya serius membangun standar baru dalam ekosistem perfilman daerah. Dengan komposisi juri yang memiliki latar belakang kuat di bidang seni, musik, dan perfilman, FFKB diharapkan mampu melahirkan penilaian yang lebih kredibel dan terukur.


“Penambahan juri ini kami lakukan agar proses penilaian lebih tajam dan objektif. Harapannya, FFKB tidak hanya kuat di 28 kecamatan, tetapi juga memiliki daya pengaruh hingga tingkat nasional,” ujar perwakilan panitia.


Festival Film Kabupaten Bogor 2026 sendiri menjadi ruang penting bagi tumbuhnya sineas muda lokal untuk mengembangkan karya dan identitas sinema daerah. Melalui seleksi yang ketat, festival ini diarahkan untuk melahirkan film-film yang tidak hanya kompetitif di tingkat lokal, tetapi juga siap bersaing di panggung nasional.


Sebagai bagian dari Kabupaten Bogor, penyelenggaraan FFKB 2026 juga diproyeksikan menjadi penggerak ekosistem kreatif daerah, khususnya di sektor seni dan perfilman.


Dengan semangat pengembangan tersebut, FFKB 2026 menegaskan ambisinya untuk memperkuat posisi Bogor sebagai salah satu pusat pertumbuhan perfilman daerah di Indonesia. (BS) 

Komentar

Tampilkan

Terkini