
Mediaberita6 - Jakarta - Melanjutkan perjalanan SANFFEST 2025, SANFFEST 2026 mengajak santri membawa nilai dan pemahaman dari ayat menuju kehidupan nyata; dari memahami menjadi bergerak, dari nilai menjadi tindakan, dan dari cerita menjadi karya. “In Motion” menggambarkan proses yang terus bergerak melalui perspektif, budaya, nilai, dan cerita santri yang diwujudkan dalam film. Kembali membuka ruang bagi generasi muda pesantren untuk menyampaikan gagasan, nilai, dan cerita melalui karya audiovisual. Melalui SANFFEST 2026, para santri dari berbagai daerah diajak menerjemahkan nilai dan pesan dari kisah-kisah kehidupan menjadi cerita yang hidup dan relevan dengan kondisi masa kini.
Mengusung semangat “The Verses in Motion”, SANFFEST 2026 menjadi ruang bagi santri untuk berkarya, berekspresi, sekaligus membawa cerita mereka ke layar melalui film.
SANFFEST 2026 merupakan program pengembangan ekosistem perfilman berbasis pesantren yang diinisiasi dan didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Program ini tidak hanya berfokus pada kompetisi film, tetapi juga mengintegrasikan berbagai tahapan pengembangan perfilman, mulai dari edukasi, produksi, kurasi, kompetisi, screening, awarding, hingga pengembangan dan distribusi karya.
Pelaksanaannya dilakukan secara hybrid, dengan melibatkan pesantren, santri, sineas, komunitas, media, hingga pelaku industri perfilman.
Melalui konsep tersebut, SANFFEST diharapkan menjadi wadah bagi santri untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat langsung dalam proses kreatif dan produksi film.
Tiga Kategori Kompetisi
SANFFEST 2026 membuka kompetisi dalam tiga kategori peserta, yakni Santri Pelajar, Santri Dewasa, dan Santri Inklusi.
Kategori Santri Pelajar diperuntukkan bagi santri pada jenjang pendidikan pelajar. Sementara Santri Dewasa ditujukan bagi santri perguruan tinggi dan alumni dengan rentang usia 21 hingga 30 tahun.
Adapun kategori Santri Inklusi memberikan ruang bagi peserta penyandang disabilitas maupun santri yang berasal dari wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Dalam ketentuan penyelenggara, istilah Santri Dewasa merupakan label publik untuk kategori Santri Umum sebagaimana tercantum dalam petunjuk teknis (juknis). Ketentuan mengenai usia, status santri atau alumni, serta persyaratan inklusi tetap mengacu pada juknis SANFFEST 2026.
Cara Mengikuti SANFFEST 2026
Peserta terlebih dahulu harus membuat akun menggunakan nama dan alamat email. Setelah melakukan verifikasi kode yang dikirim melalui email, peserta dapat masuk ke akun dan memilih kategori kompetisi yang sesuai.
Selanjutnya, peserta diminta menyimpan data tim serta melengkapi dokumen PDF yang menjadi persyaratan. Setelah seluruh data kategori dinyatakan lengkap, peserta dapat mengirimkan data tersebut.
Proses pengaitan pesantren atau tim serta persetujuan wali, apabila diperlukan, tetap dilakukan sesuai alur pendaftaran yang ditetapkan penyelenggara.
Setelah data kategori terkirim, peserta dapat memilih menu “Siapkan / lihat status karya” pada akun. Peserta kemudian dapat menyimpan draf, melengkapi bahan yang diperlukan, dan mengirimkan karya secara mandiri selama periode pengiriman yang telah ditentukan.
Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui situs resmi SANFFEST (sanffest.com)
Daftar sebagai peserta SANFFEST 2026
Sementara akun operator atau pembina yang telah terdaftar sebelumnya tetap dapat digunakan untuk masuk dan mengelola data pesantren.
Syarat Kategori Santri Pelajar
Peserta kategori Santri Pelajar harus memenuhi sejumlah persyaratan. Peserta merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia maksimal 20 tahun pada saat pendaftaran.
Selain itu, peserta harus berstatus sebagai santri aktif di pesantren dan menjadi bagian dari tim yang beranggotakan sedikitnya tiga orang santri.
Peserta juga diwajibkan melampirkan surat pernyataan atau rekomendasi dari pesantren.
Dalam proses produksi, tim diperbolehkan memiliki pembina atau penasihat untuk memberikan arahan dan pendampingan. Namun, pembina tidak diperbolehkan terlibat secara langsung atau hands-on dalam proses produksi film.
Peserta kategori Santri Pelajar harus memenuhi sejumlah persyaratan. Peserta merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia maksimal 20 tahun pada saat pendaftaran.
Selain itu, peserta harus berstatus sebagai santri aktif di pesantren dan menjadi bagian dari tim yang beranggotakan sedikitnya tiga orang santri.
Peserta juga diwajibkan melampirkan surat pernyataan atau rekomendasi dari pesantren.
Dalam proses produksi, tim diperbolehkan memiliki pembina atau penasihat untuk memberikan arahan dan pendampingan. Namun, pembina tidak diperbolehkan terlibat secara langsung atau hands-on dalam proses produksi film.
Syarat Santri Dewasa atau Santri Umum
Kategori Santri Dewasa diperuntukkan bagi WNI berusia 21 hingga 30 tahun saat melakukan pendaftaran.
Peserta dapat berstatus sebagai santri maupun alumni pesantren. Khusus alumni, peserta harus telah menyelesaikan pendidikan maksimal satu tahun sebelum pelaksanaan kompetisi serta memiliki surat rekomendasi dari pesantren asal.
Seperti kategori Santri Pelajar, peserta Santri Dewasa juga wajib menjadi bagian dari tim yang terdiri atas sekurang-kurangnya tiga orang dan melampirkan surat rekomendasi dari pesantren.
Kategori Santri Inklusi
SANFFEST 2026 juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek inklusivitas melalui kategori Santri Inklusi.
Peserta mengikuti ketentuan usia sesuai status peserta yang bersangkutan. Setiap anggota tim harus memenuhi kategori peserta yang diikuti dan satu tim terdiri atas sedikitnya tiga orang.
Kategori ini mencakup dua bentuk inklusi, yakni disabilitas dan wilayah 3T. Tim yang memenuhi kedua persyaratan tersebut dapat mengikuti bentuk penghargaan untuk keduanya sesuai dengan ketentuan penjurian.
Untuk inklusi disabilitas, setidaknya terdapat satu santri penyandang disabilitas fisik berupa keterbatasan fungsi gerak dan/atau disabilitas sensorik, seperti netra, rungu, atau wicara.
Peserta penyandang disabilitas dapat terlibat dalam proses produksi maupun pemeranan sesuai kemampuan dan pembagian tugas dalam tim. Keterlibatan tersebut juga wajib terlihat dalam materi behind the scenes (BTS).
Sementara untuk inklusi wilayah 3T, peserta harus berasal dari pesantren yang berada di wilayah 3T sesuai ketentuan SANFFEST 2026. Status tersebut ditentukan berdasarkan lokasi pesantren, bukan domisili peserta.
Cakupan wilayah 3T yang menjadi sasaran SANFFEST 2026 meliputi 62 kabupaten sesuai ketentuan penyelenggara.
Peserta kategori inklusi juga wajib melampirkan dokumen pendukung yang diperlukan untuk proses verifikasi persyaratan inklusi pada kategori film yang dipilih.
Aturan Umum Pembentukan Tim
Selain memenuhi persyaratan kategori, SANFFEST 2026 menetapkan sejumlah ketentuan umum bagi setiap tim peserta.
Setiap tim wajib memiliki satu orang ketua atau perwakilan yang menjadi kontak utama. Setiap pesantren diperbolehkan mengirimkan maksimal tiga film atau tim.
Satu peserta hanya diperbolehkan terdaftar dalam satu tim pada kategori yang sama. Seluruh proses produksi utama juga wajib dilakukan oleh anggota tim yang telah terdaftar.
Pembagian posisi dalam produksi film dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tim, tetapi setiap anggota tetap harus memenuhi persyaratan kategori yang diikuti.
Pendaftaran Telah Dibuka
Berdasarkan petunjuk teknis SANFFEST 2026, pembukaan pendaftaran tercantum mulai 7 September 2026. Sementara periode pengiriman karya mengikuti edisi aktif yang tercantum pada menu Jadwal di situs resmi SANFFEST.
Dengan hadirnya SANFFEST 2026, pesantren tidak hanya menjadi ruang pendidikan dan pembentukan karakter, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem kreatif dan perfilman nasional.
Melalui semangat “The Verses in Motion”, cerita, nilai, dan perspektif santri diharapkan dapat bergerak dari ruang pesantren menuju layar, sekaligus menjadi karya yang mampu memberikan inspirasi bagi masyarakat luas. (Go.ens)

