-->

Iklan

Hadiah Umrah & Parade Artis Meriahkan Reuni Akbar “IKAN TERBANG”

Ali Amran
06 Desember 2025, 7:06 AM WIB Last Updated 2025-12-06T00:06:38Z

Jakarta, Mediaberita6 — Kemeriahan dan nostalgia mewarnai Reuni Akbar “Ikan Terbang”, ajang temu kangen keluarga besar alumni Indosiar yang digelar pada Jumat, 5 Desember 2025 di Ballroom Twin Plaza Hotel Jakarta. Bukan sekadar reuni biasa, acara ini menjelma menjadi perayaan besar yang menghadirkan banyak kejutan, rasa haru, sekaligus gelak tawa.


Sejak pintu acara dibuka, antusiasme terlihat nyata. Para alumni lintas departemen kembali bertemu setelah puluhan tahun berpisah. Bahkan, banyak di antara mereka yang tergerak memberikan door prize spesial sebagai ungkapan rasa syukur dan kebersamaan. Hadiah-hadiah bergengsi seperti Paket Umrah, Kain Batik, T-shirt eksklusif dari Maestro Nyoman Nuarta, Oase Al-Qur’an, hingga berbagai hadiah menarik lainnya membuat suasana semakin hidup.


Tak hanya mantan karyawan yang hadir, acara ini turut diramaikan para bintang yang pernah mewarnai layar kaca Indosiar. Nama-nama populer seperti Meriam Bellina, Rina Hasyim, Yati Surahman, Miing Bagito dan keluarga Bagito, Melly Manuhutu, Derry Drajat, Alya Rohaly, hingga Heli Yahya tampak menyapa hadirin. Dari keluarga besar AFI hadir Tia, Bojes, Miky, Cyndi, Ari Tulang, Pasha, Rindu, dan lainnya. Sementara dari talent Kondang In tampak Elvy Zubay, Jay, Rani, Opy, Novel, Dendra Surya, dan deretan talenta lainnya yang dulu setia menghibur pemirsa.


Rumah Kedua Bernama Indosiar

Lebih dari tiga dekade, Indosiar bukan hanya stasiun televisi — tetapi rumah bagi ribuan insan kreatif yang tumbuh dan berkarya di dalamnya. Para alumni dari departemen Program, Produksi, ART, News, Keuangan, Marketing, Traffic, Studio, Teknik, Peduli Kasih dan lainnya kembali duduk satu meja, mengenang masa-masa penuh dedikasi di balik ikon “Ikan Terbang”.



“Di kantor bukan hanya tempat bekerja, tapi rumah kedua bagi kami. Di sana kami tumbuh, berkarya, dan membangun ikatan persaudaraan yang tetap kuat hingga kini,”
Atoek Faturahman, Ketua Panitia Reuni.

 

Mereka pernah menggarap program-program monumental yang dicintai pemirsa Indonesia, mulai dari AFI, Gebyar BCA, Kuis Siapa Berani, Tersanjung, Tembang Kenangan, Patroli, SARAS 008, hingga LUPUS.


“Saya bangga menjadi bagian dari karya monumental di industri televisi,”
Cosmas, alumni ART.

 

Kini, para alumni telah menyebar ke berbagai bidang: televisi, rumah produksi film, biro iklan, akademisi, hingga dunia kreatif lainnya. Meski berada di jalur berbeda, semangat kekeluargaan tetap terjaga.


Elvy Zubay mengaku terharu kembali dipertemukan dengan kenangan awal kariernya sebagai penyanyi dangdut yang dikenal melalui Indosiar. Sementara Hans Utama mengenang salah satu momen lucu di awal ia bekerja:


“Baru masuk kerja, HRD suruh saya cukur rambut karena gondrong. Tapi setelah panjang lagi, dibiarkan saja — mungkin mereka sadar saya seniman,” ujarnya sambil tertawa.

 

Lebih dari Sekadar Nostalgia

Reuni “Ikan Terbang” membuktikan bahwa kebersamaan tidak padam oleh waktu. Tak hanya ajang melepas rindu, acara ini menjadi ruang berbagi inspirasi, memperkuat jaringan profesional, dan mengukuhkan kembali rasa persaudaraan yang telah terbang tinggi sejak siaran perdana Indosiar.


Dan malam itu, semua yang hadir sepakat: “Ikan Terbang” tidak pernah berhenti terbang. Ikatan itu akan terus hidup, setinggi mimpi dan karya yang pernah mereka ukir bersama. (AA

Komentar

Tampilkan

Terkini