Lewati ke konten

Gugah Gaman Cirebon: Kolaborasi Pecinta Keris dan Perupa, Menteri Kebudayaan Dijadwalkan Membuka Pameran

Mediaberita6, Cirebon - Kekayaan budaya Cirebon akan dihadirkan melalui Pameran Keris dan Lukisan Gugah Gaman Cirebon yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Cirebon.


Kegiatan ini merupakan kolaborasi komunitas pecinta keris, Paguyuban Pelukis Cirebon (PPC), & Himpunan Seni Budaya Islam Cirebon (HSBI Cirebon).

Acara direncanakan dibuka oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Fadli Zon, pukul 13.00 wib dengan tamu undangan dari kalangan pejabat pemerintah serta Gubernur Jawa Barat.


Mengusung konsep pameran, bursa, dan edukasi, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara pelestarian warisan budaya dan perkembangan kreativitas seni rupa. Keris sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan estetika akan ditampilkan berdampingan dengan karya-karya lukisan dari para perupa Cirebon.


Pameran ini diikuti oleh perupa-perupa Cirebon yang tergabung dalam paguyuban pelukis cirebon, HSBI Cirebon, dan pecinta keris yang memiliki perhatian terhadap pelestarian serta pengembangan kebudayaan. Berbagai karya akan ditampilkan, mulai dari lukisan kaca hingga lukisan kanvas, dengan karakter dan pendekatan artistik yang beragam.


Para seniman menghadirkan gaya personal masing-masing, meliputi ekspresionis, naturalis, dan dekoratif. Keberagaman tersebut memperlihatkan bagaimana kekayaan budaya Cirebon dapat diterjemahkan melalui beragam bahasa visual tanpa menghilangkan identitas dan karakter kreatif setiap seniman.


Cirebon dikenal memiliki kekayaan tradisi dan ekspresi budaya yang khas, mulai dari seni lukis kaca, topeng Cirebon, ragam hias, hingga tradisi keraton dan berbagai bentuk kesenian yang berkembang di tengah masyarakat. Unsur-unsur tersebut menjadi sumber inspirasi yang terus diolah oleh para seniman ke dalam karya-karya dengan interpretasi personal.


Melalui pameran ini, budaya tidak hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu yang perlu dijaga, tetapi juga sebagai sumber gagasan yang dapat terus dikembangkan. Perpaduan antara keris dan lukisan diharapkan membuka ruang dialog mengenai hubungan sejarah, identitas, nilai filosofis, dan kreativitas dalam kehidupan masyarakat masa kini.


Selain menjadi ruang apresiasi, kegiatan ini juga menghadirkan unsur edukasi untuk memperluas pengetahuan masyarakat mengenai keris dan seni rupa. Sementara itu, kegiatan bursa diharapkan membuka kesempatan bagi kolektor, pecinta seni, dan masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan karya-karya yang dipamerkan.


Kolaborasi antara komunitas pecinta keris, Paguyuban Pelukis Cirebon, & Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI) Cirebon ini sekaligus menjadi upaya membangun hubungan yang lebih erat antara pelaku seni, pemerhati budaya, dan masyarakat. Dengan melibatkan beragam kalangan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat apresiasi terhadap warisan budaya Cirebon sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya kreativitas para perupa daerah.


Kehadiran unsur pemerintah dan tokoh-tokoh kebudayaan dalam kegiatan ini diharapkan turut memperluas perhatian terhadap pelestarian budaya serta pengembangan ekosistem seni di daerah.


Melalui Gugah Gaman Cirebon, masyarakat diajak untuk mengenal lebih dekat kekayaan tradisi, mengapresiasi keragaman karya seni, dan melihat bagaimana warisan budaya dapat terus hidup melalui kreativitas generasi masa kini.


Informasi Kegiatan

Nama: Pameran Keris dan Lukisan Gugah Gaman Cirebon

Kolaborasi: Pecinta Keris, Paguyuban Pelukis Cirebon (PPC), & Himpunan Seni Budaya Islam Cirebon (HSBI Cirebon).

Agenda: Pameran, bursa, dan edukasi

Pembukaan pukul 13.00 wib 30 Oktober 2026

Tanggal: 30 Oktober–1 November 2026

Tempat: Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Cirebon


Masyarakat, pecinta keris, kolektor, pemerhati budaya, dan penikmat seni diundang untuk hadir dan turut mengapresiasi kekayaan budaya Cirebon dalam kegiatan ini. 

Komentar

⌃