-->

Iklan

ADEHA Perkenalkan Proyek Musik Instrumental Lewat Dua Rilisan Debut: “inadequate & sad” dan “Mornie Alantie”

Media Berita6
27 Januari 2026, 4:22 PM WIB Last Updated 2026-01-27T09:30:40Z


Mediaberita6 - ADEHA adalah proyek musik instrumental asal Jakarta yang secara resmi memperkenalkan dirinya melalui dua rilisan debut bertajuk “inadequate & sad” dan “Mornie Alantie”. Kedua karya ini dirilis pada 23 Januari 2026 di bawah naungan Shockss Record, sekaligus menjadi fondasi awal identitas musikal ADEHA yang berangkat dari kejujuran emosional, keheningan, dan kerentanan.


Sebagai pembuka, “inadequate & sad” hadir sebagai karya instrumental yang sangat intim dan personal. Tanpa lirik, lagu ini merekam kelelahan emosional, perasaan tidak cukup, serta keberanian untuk mengakui bahwa seseorang sedang tidak baik-baik saja. Atmosfer dan melodi dibiarkan berbicara dengan jujur, menciptakan ruang refleksi bagi pendengar yang tengah menghadapi burnout, kegagalan, atau keletihan batin. Alih-alih menawarkan solusi, “inadequate & sad” memilih untuk menawarkan kehadiran sebuah teman sunyi dalam proses memahami diri sendiri.


Sebagai kelanjutan narasi emosional, “Mornie Alantie” hadir dengan sudut pandang yang berbeda. Judulnya diambil dari frasa bahasa Quenya yang berarti “Kegelapan telah jatuh”. Lagu ini membawa nuansa yang lebih klasik, puitis, dan kontemplatif. Dalam konteks karya ADEHA, kegelapan tidak dimaknai sebagai kekalahan, melainkan sebagai bentuk pengakuan sebuah jeda sunyi sebelum melangkah, serta kesiapan untuk menyambut cahaya yang akan datang.


Menariknya, meski ADEHA tumbuh dengan mendengarkan band-band seperti Blink-182 dan Korn, musik yang dihasilkan justru terasa lembut, reflektif, dan tenang. Kontras inilah yang kemudian membentuk identitas ADEHA sebagai proyek musik instrumental yang tidak terikat pada satu genre tertentu. Emosi menjadi kompas utama yang menentukan arah musikal, bukan batasan gaya.


Kedua rilisan ini disajikan sepenuhnya tanpa lirik dan tanpa narasi verbal. ADEHA secara sadar membangun ruang dengar yang terbuka memberi kebebasan bagi pendengar untuk menaruh pemaknaan personal, tanpa interupsi atau arahan eksplisit.


Melalui “inadequate & sad” dan “Mornie Alantie”, ADEHA menandai langkah awalnya sebagai proyek musik instrumental yang menjadikan kejujuran emosional, keheningan, dan refleksi batin sebagai bahasa utama. (Go.ens)

Komentar

Tampilkan

Terkini