-->

Iklan

IPPRISIA Adakan Seminar Untuk Menciptakan Kepribadian Profesional di Berbagai Profesi

Media Berita6
06 Februari 2026, 7:27 AM WIB Last Updated 2026-02-06T00:28:21Z

Mediaberita6, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Persona Pengembangan Kepribadian Indonesia (IPPRISIA) sukses menggelar seminar pengembangan kepribadian pada Selasa, 4 Februari 2026. Acara ini berlangsung di Gedung Jakarta Design Centre (JDC), Jakarta, dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang datang dari berbagai latar belakang profesi.


Seminar ini menjadi langkah awal IPPRISIA dalam mendorong terbentuknya sumber daya manusia Indonesia yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki kepribadian profesional, etika, dan tata krama yang baik dalam dunia kerja maupun kehidupan sosial.


Ketua Umum DPP IPPRISAI Prof. Dr. Ulani Yunus dan ketua panitia acara Aa Sudarsono, S.Pd., MM., CPS., CMT. hadir sebagai narasumber memberikan beberapa materi dalam seminar tersebut.

“Dalam seminar kemarin saya memberikan materi terkait mekanisme uji kompetensi atau sertifikasi pengembangan kepribadian. Di dalamnya terdapat berbagai bentuk tes, seperti tes tata wiraga, cara duduk, cara berdiri, berjalan, bersalaman, hingga berpose di depan kamera,” ungkap Aa Sudarsono usai seminar.


Menurutnya, hal-hal sederhana tersebut sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan kesan pertama dan citra profesional seseorang, terutama bagi mereka yang berprofesi di bidang pelayanan, publik speaking, hiburan, hingga dunia usaha.

Tak hanya itu, Aa Sudarsono yang juga dikenal sebagai pelatih make up artis turut memberikan pembekalan terkait penampilan diri yang baik dan profesional. Materi ini mencakup aspek kerapian, kebersihan, serta kesesuaian busana dengan situasi dan acara yang dihadiri.


“Dalam hal kerapian, misalnya baju yang dikenakan tidak kusut. Dari sisi kebersihan, badan harus bersih, tidak berbau, kuku terawat, dan kesehatan tubuh juga dijaga. Sedangkan dalam berpakaian, kita harus menyesuaikan dengan tempat, waktu, dan acara. Masa datang ke acara formal pakai baju pantai? Tentu tidak cocok,” jelasnya disambut tawa peserta.


Seminar ini diikuti oleh sekitar 80 peserta yang hadir secara langsung di lokasi. Selain itu, sebanyak 45 peserta lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom, termasuk peserta yang berada di luar Pulau Jawa bahkan luar negeri.


“Acara ini sangat positif dan luar biasa, karena menjadi launching acara perdana di Indonesia yang secara khusus membahas pengembangan kepribadian secara profesional dan tersertifikasi,” tambah Aa Sudarsono.


Selain Aa Sudarsono, seminar ini juga menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya. Endah P. Handayani, S.E., M.H.CM., CT., mengisi sesi Personality MC, membahas bagaimana menjadi pembawa acara yang berkepribadian kuat, komunikatif, dan mampu menyesuaikan diri di berbagai jenis acara, baik formal maupun nonformal.

Sementara itu, materi Komunikasi Efektif untuk pengelola jasa dibawakan oleh Prof. Dr. Ulani Yunus, Dra., M.M., Guru Besar Ilmu Komunikasi yang telah memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun sebagai praktisi dan akademisi. Dalam paparannya, Prof. Ulani menekankan pentingnya komunikasi yang beretika, persuasif, dan berorientasi pada pelayanan dalam membangun kepercayaan publik. Narasumber lain yang memberikan materi diantaranya Lita Nurhidayah, ST, CPS, CWT, CT, Dra. Nuniek Triani dan Drs. SB Wahyudi, Ada, SE, CMUA.


Melalui seminar ini, IPPRISIA memiliki visi besar untuk segera membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pengembang Kepribadian. Harapannya, masyarakat Indonesia kembali menjunjung tinggi nilai budi pekerti, tata krama, dan sikap profesional di berbagai bidang kehidupan.

“Ke depan, kami berharap LSP Pengembang Kepribadian segera terwujud, sehingga pengembangan karakter bangsa bisa dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan,” ujar Aa Sudarsono.


Ia juga menambahkan bahwa seminar serupa akan digelar secara rutin setiap empat bulan sekali di berbagai provinsi di Indonesia, agar semakin banyak masyarakat dari beragam profesi dapat merasakan manfaatnya.

“Semoga ke depan seminar kepribadian ini dapat terus dilaksanakan di berbagai daerah, sehingga para peserta dari berbagai profesi bisa semakin profesional di bidang yang mereka tekuni. Aamiin,” tutup Aa Sudarsono. (Rul)

Komentar

Tampilkan

Terkini