Mediaberita6, Makale Utara - Kreativitas dan kepedulian lingkungan ditunjukkan oleh siswa-siswi kelas IX UPT SMPN 1 Makale Utara melalui kegiatan Pameran Pembelajaran Berbasis Project pada mata pelajaran Bahasa Inggris dengan tema “How to Make Something from Trash” dan “How to Make Crafts from Waste Materials”. Kegiatan ini menjadi bagian dari proyek akhir semester genap yang mengintegrasikan keterampilan berbahasa dengan praktik nyata.
Ibu Sherly Surentu,S,Pd, S.Th sebagai guru Bahasa Inggris dan penyelenggara kegiatan menyampaikan kebanggaannya atas capaian para siswa yang mampu menghadirkan karya inovatif berbasis limbah.
"Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian lingkungan sekolah yang di aplikasikan menjadi karya inovatif dari limbah. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa siswi disekolah lain dan masyarakat luas agar lebih peduli terhadap pengolahan sampah atau limbah menjadi sesuatu yang bernilai guna dan estetika. Selain itu kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan dapat berperan aktif dalam menciptakan generasi yang kreatif, inovatif dan berwawasan lingkungan", tambah Ibu Sherly disela-sela Pameran Pembelajaran Berbasis Project pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas IX UPT SMPN 1 Makale Utara.
Pameran ini tidak hanya menampilkan hasil kerajinan, tetapi juga menjadi ajang bagi siswa untuk mempresentasikan proses pembuatan produk dalam Bahasa Inggris menggunakan bentuk teks prosedur (procedure text).
Dalam pameran tersebut, siswa mengolah berbagai jenis limbah yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti sampah plastik, daun kering, botol minuman bekas, hingga limbah rumah tangga dan toko. Beragam bahan tersebut disulap menjadi produk yang memiliki nilai guna dan estetika, mulai dari hiasan rumah, wadah serbaguna, hingga produk kreatif lainnya.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata pembelajaran yang kreatif dan kontekstual. Siswa tidak hanya mempelajari teori Bahasa Inggris di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung melalui proses pembuatan karya dan presentasi. Mereka dilatih untuk menyusun langkah-langkah pembuatan dalam Bahasa Inggris secara sistematis, sekaligus mengasah kemampuan berbicara di depan publik.
Lebih dari sekadar pembelajaran bahasa, proyek ini juga menanamkan nilai-nilai penting kepada siswa, seperti kepedulian terhadap lingkungan, kreativitas, kerja sama tim, serta jiwa kewirausahaan. Siswa diajak memahami bahwa sampah bukanlah akhir dari suatu benda, melainkan dapat menjadi awal dari sesuatu yang bermanfaat jika dikelola dengan baik.
Seluruh siswa kelas IX terlibat aktif dalam kegiatan ini melalui kerja kelompok, mulai dari perencanaan, pengumpulan bahan, proses pembuatan, hingga presentasi hasil. Antusiasme dan semangat kolaboratif terlihat jelas selama kegiatan berlangsung.
Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik, siswa, serta masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa dunia pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang kreatif, inovatif, dan berwawasan lingkungan.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, termasuk kepala sekolah, dewan guru, siswa, serta orang tua yang turut berkontribusi dalam menyukseskan pameran tersebut.
Sebagai informasi tambahan saat ini SMPN 1 Makale Utara membuka penerimaan murid peserta didik baru atau SPMB tahun ajaran 2026 / 2027. (Guntur S)


.jpeg)

.jpeg)


